MEDAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Utara terus memperluas program kerja dengan mengedepankan pendekatan edukasi, pencegahan, serta penegakan ketertiban umum di tengah masyarakat.
Hal ini ini disampaikan Kasat Pol PP Sumut Dr.Muttaqien Hasrymi.S.STP, didampingi jajarannya dalam pertemuan bersama mitra dan insan media.
Dalam kesempatan itu, Muttaqien juga memaparkan sejumlah program yang telah berjalan, mulai dari literasi bersama pelajar, pengawasan ketertiban kota, hingga penguatan pencegahan berbagai persoalan sosial.
Salah satu program yang dilakukan adalah kegiatan literasi bersama pelajar melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah. Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP memberikan edukasi terkait berbagai isu, termasuk pencegahan kebakaran sejak dini.
“Setiap hari Senin kami turun bersama sekolah-sekolah untuk memberikan literasi. Salah satunya tentang bagaimana mencegah kebakaran dini, dan antusias pelajar cukup tinggi,” ujarnya.
Selain edukasi pelajar, Satpol PP juga menjalankan program kemitraan lintas sektor terkait persoalan kemacetan di Kota Medan. Program tersebut menyasar sejumlah titik yang menjadi lokasi padat kendaraan, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
Menurutnya, pengaturan dilakukan pada jam sibuk, yakni sekitar pukul 06.30 WIB hingga 08.00 WIB saat aktivitas sekolah dimulai, serta pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB saat masyarakat kembali beraktivitas.
Satpol PP juga rutin melaksanakan patroli bersama TNI-Polri dua kali dalam sepekan untuk menjaga ketertiban wilayah. Patroli dilakukan terutama pada malam hari di sejumlah kawasan yang membutuhkan perhatian.
Selain itu, Satpol PP turut melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan malam dengan berkoordinasi bersama instansi terkait seperti perizinan dan pariwisata.
Dalam penertiban besar yang dilakukan sebelumnya, Satpol PP Sumut bersama aparat gabungan melibatkan hampir 2.000 personel. Operasi tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban umum dan penegakan aturan di wilayah Sumatera Utara.
Ia juga menyampaikan keterlibatannya dalam pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online. Program tersebut saat ini masih dalam proses pembentukan dan akan melibatkan jajaran Satpol PP hingga tingkat kabupaten/kota.
“Judi online menjadi perhatian kita bersama. Satgas ini sedang berproses dan nantinya akan menjadi bagian dari upaya pencegahan di lingkungan Satpol PP,” katanya.
Selain program tersebut, Satpol PP juga menjalankan berbagai tugas berdasarkan program ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, mulai dari ketertiban lalu lintas, jalur hijau, taman kota, sumber daya air, hingga pengawasan usaha tertentu.
Taqien biasa disapa menegaskan, kehadiran mereka bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
“Kami hadir untuk membantu menjaga ketertiban, termasuk mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
