-->

Kahiyang Ayu Serahkan 62 Kursi Roda Adaptif untuk Anak Cerebral Palsy di Simalungun: Jangan Malu, Mereka Anak-Anak Luar Biasa

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu, menyerahkan 62 unit kursi roda adaptif kepada anak-anak penyandang cerebr

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SIMALUNGUN
– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu, menyerahkan 62 unit kursi roda adaptif kepada anak-anak penyandang cerebral palsy di Kabupaten Simalungun. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memenuhi hak anak-anak berkebutuhan khusus agar memperoleh kehidupan yang lebih layak, mandiri, dan inklusif.

Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Senin (27/7/2026), dan turut dihadiri Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih, Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Darmawati, serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Kahiyang Ayu mengajak para orang tua untuk tidak merasa malu memiliki anak berkebutuhan khusus. Sebaliknya, ia mendorong mereka untuk lebih percaya diri membawa anak-anak beraktivitas di ruang publik agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan diterima masyarakat.

"Melalui bantuan kursi roda ini, semoga anak-anak lebih bisa melihat dunia lagi. Dan bapak dan ibu jangan malu untuk membawa anak-anaknya keluar rumah. Justru harus berbangga, mengenalkan anak-anak kepada masyarakat bahwa mereka berhak mendapatkan hidup layak. Mereka ini anak-anak luar biasa," ujar Kahiyang.

Ia mengatakan, kursi roda adaptif bukan sekadar alat bantu mobilitas, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, serta bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Pada kesempatan itu, Kahiyang juga menyampaikan apresiasi kepada Global Foundation Village Bali yang telah bekerja sama dalam penyediaan bantuan kursi roda adaptif tersebut.

Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat berarti karena masih banyak anak penyandang disabilitas di Sumatera Utara yang membutuhkan alat bantu serupa.

"Terima kasih kepada Global Foundation Village Bali atas kerja sama yang luar biasa. Sebelumnya bantuan seperti ini juga telah disalurkan di Kota Medan. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya," katanya.

Sementara itu, Bupati Simalungun Anton Ahmad Saragih mengapresiasi sinergi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Provinsi Sumatera Utara dengan Dinas P3AKB Kabupaten Simalungun dalam memberikan perhatian kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurut Anton, bantuan kursi roda adaptif akan membuka lebih banyak kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, berinteraksi, serta mengembangkan potensi yang mereka miliki.

"Kursi roda ini bukan hanya alat bantu, tetapi juga menjadi kunci bagi anak-anak untuk bergerak, belajar, bermain, dan berinteraksi demi merajut masa depan yang lebih baik. Kalian memiliki impian yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan terbaik, dan meraih masa depan yang gemilang," ujarnya.

Suasana haru sekaligus penuh kehangatan mewarnai kegiatan tersebut saat Kahiyang Ayu menyempatkan diri menghampiri satu per satu anak penerima bantuan.

Salah satunya adalah Claudya Ruth Gracia Simanjuntak, bocah berusia sembilan tahun yang tampak bahagia duduk di kursi roda adaptif barunya.

Mengetahui Claudya memiliki hobi bernyanyi sejak kecil, Kahiyang memberikan kejutan dengan mengajaknya bernyanyi lagu "Never Enough". Penampilan sederhana itu disambut tepuk tangan para tamu undangan dan membuat suasana semakin mengharukan.

Dengan suara lembut, Claudya mengucapkan rasa syukurnya kepada Kahiyang.

"Terima kasih, Ibu," ucap Claudya sambil tersenyum.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap bantuan kursi roda adaptif ini dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang cerebral palsy, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih ramah, inklusif, dan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak tanpa terkecuali.

Share:
Komentar

Berita Terkini