Ditulis oleh: Harunsyah Arsyad
Kecelakaan maut di tempat ini merupakan salah satu peristiwa kelam yang melegenda dan menjadi sejarah lisan (urban legend) yang sangat kuat di kalangan sopir tua Jalinsum.
Kejadian tragis inilah yang menjadi salah satu pemicu utama atau cikal bakal didirikannya Tugu Peringatan Laka Lantas di Parang Bengkok, perbatasan Labura - Labuhanbatu.
Pada masa kejayaannya (sekitar era 1970-an hingga 1980-an), taksi di Sumatera Utara adalah jenis mobil sedan Datsun (seperti tipe Datsun 120Y) yang berbadan sedikit besar. Taksi berwarna kuning itu sangat populer digunakan sebagai armada angkutan umum pelat kuning antar kota, yang oleh masyarakat Sumatera Utara akrab disebut dengan istilah "Taksi".
Berikut adalah rangkaian kisah tragis yang membekas dari tragedi taksi Datsun tersebut:
1. Kronologi kejadian maut perjalanan rutin penuh penumpang. Malam itu, taksi sedan Datsun melaju dari arah Tanjungbalai menuju Rantauprapat membawa penumpang penuh (umumnya berkapasitas 4 hingga 5 orang termasuk sopir). Kondisi jalan yang kala itu minim penerangan. Jalinsum kawasan Berangir menuju Parang Bengkok pada masa itu masih sangat sepi, dikelilingi perkebunan karet, minim rambu, dan sama sekali tidak memiliki lampu penerangan jalan.
2. Kehilangan Kendali di Turunan. Saat memasuki area Parang Bengkok, mobil melaju kencang di jalur turunan. Sopir diduga tidak menguasai medan atau terlambat menyadari adanya tikungan patah yang mendadak di ujung turunan. Laga "Kambing" dengan Truk. Di saat yang sama dari arah berlawanan (arah Rantauprapat), muncul kendaraan besar. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kecepatan tinggi, tabrakan laga kambing yang sangat hebat tidak dapat dihindarkan.
3. Dampak Kecelakaan yang Mengerikan, taksi Datsun yang memiliki bodi jauh lebih kecil langsung ringsek total dan hancur tak berbentuk akibat dihajar kendaraan besar. Kecelakaan ini memakan korban jiwa yang sangat fatal. Seluruh penumpang beserta sopir taksi Taksi Datsun tersebut dilaporkan tewas mengenaskan di tempat karena terjepit di dalam kabin mobil yang hancur. Proses evakuasi korban pada masa itu berjalan sangat dramatis dan memakan waktu lama karena keterbatasan alat.
4. Diabadikan Menjadi Monumen Peringatan. Saking membekas dan mengerikannya dampak dari kecelakaan taksi Datsun tersebut, peristiwa ini menjadi buah bibir di kalangan pengguna jalan lintas Sumatera.
Bangkai Mobil sebagai Contoh Nyata: Untuk memberikan terapi kejut (shock therapy) kepada para pengemudi lain, digagaslah pembuatan tugu laka lantas di tepi jalan Parang Bengkok. Desain tugu dibuat meniru bentuk kecelakaan tersebut, sebuah pilar tinggi yang menopang bangkai mobil taksi Datsun ringsek di atasnya (dahulu masih aslinya dari taksi korban laka itu), dilengkapi ornamen tengkorak di bawahnya untuk menggambarkan betapa dekatnya maut bagi pengendara yang ugal-ugalan di tikungan tersebut.
Hingga hari ini, setiap kali sopir angkutan umum atau "taksi" modern melintasi tugu tersebut, kisah tragis taksi Tanjungbalai - Rantau Prapat ini sering kali diceritakan kembali sebagai peringatan abadi agar selalu menurunkan kecepatan dan mengutamakan keselamatan.
