-->

Warisan Kebaikan Haji Anif Berlanjut, MTQ YHA Kini Memasuki Tahun ke-7

Yayasan Haji Anif (YHA) kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) YHA ke-7 Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka Ketua YHA H. Musa Rajek

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Yayasan Haji Anif (YHA) kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) YHA ke-7 Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka Ketua YHA H. Musa Rajekshah di Masjid Al Musannif, Komplek Cemara Asri, Medan, Minggu (16/8/2026).

Pembukaan MTQ ditandai dengan pengukuhan para dewan hakim yang akan bertugas melakukan penilaian terhadap seluruh peserta selama pelaksanaan musabaqah.

Ketua YHA H. Musa Rajekshah mengatakan MTQ YHA merupakan kegiatan yang pertama kali digagas dan dilaksanakan almarhum Haji Anif pada 2019. Hingga 2026, kegiatan tersebut telah memasuki penyelenggaraan yang ketujuh.

“Alhamdulillah dengan izin Allah SWT hari ini kita bisa bersama-sama berkumpul kembali di Masjid Al Musannif. Tak terasa waktu sudah MTQ ke-7 yang akan kita laksanakan ini. Artinya sudah tujuh tahun dari mulai awal orang tua kami, almarhum Bapak Haji Anif, melaksanakannya pada tahun 2019,” ujar Musa Rajekshah saat membuka acara.

Menurut pria yang akrab disapa Ijeck itu, pelaksanaan MTQ YHA ke-7 juga akan dirangkaikan dengan Haul ke-5 almarhum Haji Anif.

Penutupan MTQ YHA ke-7 dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus 2026 sekaligus menjadi rangkaian peringatan Haul ke-5 Haji Anif yang wafat pada 2021.

“Dan ini juga sekaligus nantinya pada saat penutupan MTQ, tepatnya pada tanggal 25 Agustus 2026, sebagai Haul ke-5 orang tua kami, almarhum Haji Anif, berpulang ke rahmatullah,” tambah Ijeck.

Peserta Meningkat Jadi 600 Orang

Ijeck menyebut antusiasme masyarakat untuk mengikuti MTQ YHA terus meningkat. Meskipun jumlah peserta dibatasi berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan, tahun ini jumlah peserta mencapai sekitar 600 orang.

“MTQ kali ini sudah dibatasi tapi bertambah jumlah pesertanya. Tahun lalu 500 peserta dan tahun ini sebanyak 600 peserta. Alhamdulillah hari ini antusias peserta tidak berkurang dari yang sebelum-sebelumnya. Begitu buka pendaftaran langsung ramai yang mendaftar. Tahun lalu kita laksanakan di bulan Maret, sekarang di bulan Agustus,” jelasnya.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, YHA juga menerapkan ketentuan khusus bagi peserta. Mereka yang pernah menjadi juara MTQ pada berbagai tingkatan tidak diperbolehkan mengikuti MTQ YHA ke-7.

“Kita sudah sampaikan persyaratan kepada peserta bahwa peserta yang ikut MTQ YHA adalah peserta yang belum pernah menjuarai MTQ, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi dan MTQ YHA yang sebelum-sebelumnya,” tegas Ijeck.

Dewan Hakim Diminta Jujur

Ijeck juga mengingatkan para dewan hakim agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, objektif dan jujur dalam memberikan penilaian.

Ia menekankan bahwa tugas para dewan hakim bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga kepada Allah SWT karena yang dilombakan adalah pembacaan Kalamullah.

“Kami juga berharap kepada dewan hakim bekerja dalam memberi penilaian haruslah dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya. Apapun itu, kita tidak hanya bersaksi di depan manusia, tapi kita juga bersaksi kepada Allah SWT karena yang dibacakan anak-anak kita ini adalah Kalamullah,” ucapnya.

Ijeck berharap MTQ YHA dapat menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang dekat dengan Al-Qur'an sekaligus memiliki akhlak mulia.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu menjadi bagian dari upaya melahirkan calon pemimpin umat, ahli ilmu dan ulama masa depan.

“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat generasi-generasi muda kita ke depan, tidak hanya untuk kehidupan dunia tapi juga untuk bekal amal salehnya di kehidupan akhirat. Insya Allah menjadi generasi-generasi yang saleh dan salehah,” harapnya.

Menurut Ijeck, semakin sering MTQ dilaksanakan, diharapkan semakin banyak anak-anak dan generasi muda yang terdorong untuk membaca dan mempelajari Al-Qur'an.

Ia menyebut semangat tersebut juga merupakan bagian dari niat almarhum Haji Anif ketika pertama kali menggagas pelaksanaan MTQ dalam rangkaian kegiatan ulang tahunnya.

“Semakin sering dilaksanakannya MTQ ini akan menjadi niat dan tujuan almarhum waktu itu, pelaksanaan ulang tahunnya dilaksanakan dengan MTQ supaya anak-anak semakin sering membaca Al-Qur'an dan semakin bersemangat membaca Al-Qur'an,” katanya.

Didedikasikan untuk Almarhum Haji Anif

Ijeck turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim dan masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan MTQ YHA hingga dapat terlaksana.

“Kami dari keluarga semuanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia, kepada seluruh dewan hakim juga kepada seluruh bapak ibu yang sudah hadir dan ikut menyemarakkan acara ini,” ujarnya.

Ia mengatakan sejak pertama kali dilaksanakan, para dewan hakim selalu menjalankan tugas dengan niat tulus dan ikhlas.

“Dari awal dilaksanakannya MTQ ini para dewan hakim selalu bekerja dengan niat tulus dan ikhlas. Apa yang kita laksanakan ini semoga Allah nilai menjadi satu catatan amal baik yang bisa dihadiahkan untuk almarhum orang tua kami, Bapak Haji Anif,” pungkas Ijeck.

Share:
Komentar

Berita Terkini