-->

Fadillah Zulkarnaen Jadi Wakapolda Sumut, Kapolri Rotasi Tujuh Wakapolda

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk tujuh

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Teks Foto : Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen dan Zakiyuddin Harahap

JAKARTA
– Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk tujuh jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda).

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Dalam rotasi tersebut, posisi Wakapolda Sumatera Utara mengalami pergantian. Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak digantikan Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel.

Menurutnya, rotasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi, kompetensi, serta kebutuhan organisasi untuk meningkatkan profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pengangkatan Fadillah Zulkarnaen sebagai Wakapolda Sumut sekaligus menambah jenjang kariernya di lingkungan Polri. Dengan pangkat brigadir jenderal polisi, Fadillah masuk dalam jajaran perwira tinggi Polri berpangkat bintang satu.

Fadillah dan Polda Sumut

Penempatan Fadillah sebagai Wakapolda Sumut menjadi perhatian karena memiliki hubungan keluarga dengan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap. Fadillah diketahui merupakan adik ipar Zakiyuddin.

Selain hubungan keluarga tersebut, Fadillah juga disebut merupakan rekan satu angkatan di Akademi Kepolisian (Akpol) dengan Irjen Pol Nazly Harahap, yang disebut sebagai adik Zakiyuddin Harahap.

Namun, hubungan tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya kaitan dengan keputusan mutasi. Secara resmi, kebijakan mutasi Polri disebut didasarkan pada pertimbangan kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan organisasi.

Karena itu, penempatan Fadillah sebagai Wakapolda Sumut tetap menjadi bagian dari kebijakan organisasi Polri yang perlu dilihat berdasarkan kinerja dan tanggung jawab yang diembannya.

Pergantian Wakapolda Sumut juga menjadi momentum bagi jajaran Polda Sumut untuk memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Daftar Tujuh Pergantian Wakapolda

Berdasarkan informasi mutasi yang disampaikan, berikut sejumlah pergantian dan pengangkatan pejabat Wakapolda:

  1. Wakapolda Sumatera Utara: Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak digantikan Brigjen Pol Fadillah Zulkarnaen.

  2. Wakapolda Sulawesi Tengah: Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf digantikan Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa.

  3. Wakapolda Banten: Brigjen Pol Iwan Saktiadi digantikan Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho.

  4. Wakapolda Aceh: Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo digantikan Brigjen Pol Latif Usman.

  5. Wakapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Latif Usman digantikan Brigjen Pol Herindra Rahmawan.

  6. Wakapolda Sumatera Selatan: Brigjen Pol Irwansyah, yang sebelumnya bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), diangkat sebagai Wakapolda Sumsel.

  7. Wakapolda Jawa Timur: Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sumut, diangkat sebagai Wakapolda Jatim.

Rotasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier di tubuh Polri.

Publik kini menantikan kiprah para pejabat yang mendapat amanah baru tersebut dalam membuktikan profesionalisme, integritas, serta kinerja nyata dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Share:
Komentar

Berita Terkini