-->

Lintasi Air Sedalam Satu Meter, Empat Kasat Polres Sergai Antarkan Bantuan Pengungsi Banjir di Sei Rampah

Setelah memberi bantuan di kecamatan Perbaungan, Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Jhon Sitepu sore harinya kembali menugaskan Pejabat Utama (PJU

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SERDANG BEDAGAI – Setelah memberi bantuan di kecamatan Perbaungan, Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Jhon Sitepu sore harinya kembali menugaskan Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek sejajaran Polres Sergai,untuk memberikan bantuan sembako kepada korban banjir yang mengungsi,Jum'at (28/11/2025) petang.

Kali ini Tim dipimpin Kasat Narkoba AKP Arif Suhadi didampingi Kasat Reskrim Iptu Bhinrod Situngkir,Kasat Binmas Iptu V. Kaban dan KBO Satlantas Ipda Juarno serta pemandu Bhabinkam tibmas Polsek Firdaus Aiptu Hendra dan anggota Satlantas.

Mobil double cabin milik Patwal Sat lantas Polres Sergai yang membawa sembako,hanya mampu masuk kehalaman Mesjid Jamik Sei Rampah. Akibat dalamnya air yang kenggenangi jalan hingga rumah-rumah warga nyaris sepinggang orang dewasa,maka mobil SUV tak bisa meneruskan jalurnya.

Inisiatif Tim lalu mencari alternatif lain, agar bahan bantuan sembako bisa diterima di Posko Dusun Kampung Banten Desa Pematang Ganjang, kecamatan Sei Rampah. Beberapa Pemuda warga setempat yang sebelum nya berinisiatif membuat rakit dari Batang Pisang lalu dimanfaatkan.

Bantuan sembako dimasukkan kedalam sampan dan dinaikkan ke rakit batang Pisang,maksudnya agar sembako tidak basah.

Seterusnya,para Kasat dipimpin Kasat Narkoba,personel dan warga menyorong rakit yang berusia bahan sembako ke Posko yang dituju sekitar 1,3 KM dari Mesjid Jamik dengan berjalan dikedalaman air nyaris satu pinggang orang dewasa.

Dalam perjalanan ke Dusun Kampung Banten,tim juga memberikan bantuan kepada beberapa Dapur umum yang dilintasi. Seperti Dapur umum di Dusun 3 dan Dusun 5 Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah.

Mak Rubiah (57) warga Dusun 3 Desa Sei Rampah kepada awak media ini dilokasi berucap,'"banjir terakhir yang kami alami selama dua bulan pada tahun 2022 yang lalu,setelah pemerintah membuat benteng baru kali inilah kem bali terjadi banjir. 

Tapi kami tau bahwa ini musibah hampir terjadi di seluruh Pulau Sumatera, bukan karena pemerintah daerah tak berbuat tapi tak mampu menahan Kekuasaan Tuhan yang memberi cobaan kepada umatnya" , kata Mak Rubiah.

Personel Tim Polres Sergai juga melihat minimnya fasilitas di posko, membuat warga terpaksa mengungsi ke Mushola Dusun 5. Kampung Banten. Melihat kondisi tersebut, jajaran Polres Sergai langsung turun ke lokasi, untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Disela-sela pelaksanaan tersebut,Ketua Tim AKP Arif Suhadi dan Iptu Bhinrod Situngkir mengatakan,"kami disini bukan hanya membantu memberikan sembako saja, sesuai perintah Pimpinan kami juga harus memperhatikan kebutuhan dasar warga yang khususnya harus tidur dipengungsian. Baik itu kebersihan, kese hatan dan pasokan bahan makanan karena kami juga bekerjasama dengan pemerintah daerah serta aparatur setempat. Polisi siap membantu dan melayani,jadi jangan segan-segan melaporkan kepada Polisi yang setiap saat bertugas disini",kata AKP Arif kepada Kepala Dusun 3-5 serta warga.

Salah satu warga, Muhammad Nasrun (50), mengungkapkan rasa syukurnya karena bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya di tengah kondisi mengungsi.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun 5, Wagiono, yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Polres Serdang Bedagai.

 "Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Sergai, terutama bapak Kasat, yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami. Bantu an sembako ini benar-benar meringan kan beban masyarakat,” ujarnya.

Terakhir,bantuan diserahkan kembali ke Posko Tenda BPBD yang dihuni warga Dusun I Gang Kancil dan Warga Dusun 3 Mesjid Jamik,yang dibuat di bantaran Titi Sei Rampah. ( biet )

Share:
Komentar

Berita Terkini