-->

Bukan Sekadar Lomba Lari, TOTK 2026 Jadi Momentum Samosir Menyambut Wisatawan Dunia

Trail of the Kings (TOTK) – Lake Toba by UTMB 2026 bukan sekadar ajang lari lintas alam bertaraf internasional. Event yang akan berlangsung pada 12-14

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SAMOSIR
– Trail of the Kings (TOTK) – Lake Toba by UTMB 2026 bukan sekadar ajang lari lintas alam bertaraf internasional. Event yang akan berlangsung pada 12-14 Juni 2026 itu menjadi momentum penting bagi Kabupaten Samosir dan kawasan Danau Toba untuk menunjukkan diri sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Menjelang dimulainya perlombaan, seluruh divisi penyelenggara menggelar technical meeting terakhir di Waterfront City Pangururan, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri tim medis, marshal, relawan, race management, koordinator water station, timing system, hingga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan event.

Namun lebih dari sekadar membahas teknis perlombaan, rapat tersebut juga menjadi momentum menyatukan komitmen seluruh pihak dalam menyambut ribuan peserta dan tamu yang akan datang ke Samosir.

Tahun ini, TOTK diperkirakan diikuti peserta dari 34 negara. Kehadiran para pelari internasional itu dinilai menjadi peluang besar untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Samosir kepada dunia.

Sepanjang perlombaan, para peserta akan melintasi kawasan perbukitan, hutan, jalur tradisional, hingga desa-desa yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sekitar Danau Toba. Karena itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu elemen penting dalam kesuksesan event tersebut.

Panitia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari pengalaman yang akan dibawa para pelari pulang ke negara masing-masing.

Pengalaman penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa banyak peserta justru paling mengingat sambutan hangat warga di sepanjang lintasan. Senyum masyarakat, sapaan anak-anak, hingga teriakan penyemangat sederhana menjadi kesan yang membekas bagi para pelari saat menghadapi medan yang berat.

Karena itu, para kepala desa di sepanjang lintasan diminta aktif menyosialisasikan pelaksanaan TOTK kepada masyarakat agar warga dapat turut menyambut para peserta yang melintas.

Sebagian besar rute TOTK 2026 akan melintasi kawasan Sianjur Mulamula, wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan budaya Batak. Para peserta akan melewati sejumlah lokasi ikonik seperti Pusuk Buhit, Sitahoan, Bukit Burung, serta berbagai titik yang menawarkan panorama Danau Toba dari ketinggian.

Selain menjadi ajang promosi wisata, TOTK juga diyakini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Kehadiran ribuan peserta, pendamping, dan wisatawan membuka peluang usaha bagi pelaku homestay, kuliner, transportasi, pemandu wisata, hingga pelaku UMKM lokal.

Panitia menilai event internasional seperti TOTK harus dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menyambut wisatawan dan mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan.

"Jangan melihat TOTK hanya sebagai event tiga hari. Jadikan ini latihan untuk menyambut lebih banyak wisatawan dan event internasional di masa depan," ujar Dadang dari panitia TOTK.

Di sisi lain, panitia juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan selama pelaksanaan event. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan, rumput kering maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan mengganggu kesehatan peserta.

Bagi panitia, relawan, aparat keamanan, tenaga medis, dan masyarakat yang terlibat, keberhasilan TOTK tidak hanya diukur dari lancarnya perlombaan atau jumlah peserta yang mencapai garis finis.

Lebih dari itu, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika para pelari kembali ke negaranya dengan membawa pengalaman positif tentang Danau Toba, keindahan alam Samosir, dan keramahan masyarakat yang menjadi identitas kawasan tersebut.

Melalui TOTK 2026, Samosir tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga panggung bagi masyarakat lokal untuk menunjukkan bahwa Danau Toba siap menjadi tuan rumah berbagai event internasional di masa depan.

Share:
Komentar

Berita Terkini