LABUHANBATU SELATAN – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), H. Fery Sahputra Simatupang, S.E., M.M., turun langsung mengunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang, Senin (27/7/2026), menyusul beredarnya aduan masyarakat di media sosial mengenai tujuh siswa yang disebut belum mampu mengganti buku paket yang hilang.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dalam memastikan persoalan yang viral di masyarakat ditangani secara objektif serta tidak mengganggu hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sutan Nataris Oloan. Selain meminta penjelasan dan klarifikasi dari pihak sekolah terkait informasi yang beredar, Bupati juga melihat secara langsung kondisi lingkungan sekolah.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penuh nostalgia bagi Bupati Fery. Pasalnya, SMP Negeri 1 Kotapinang merupakan almamater tempat dirinya mengenyam pendidikan semasa sekolah.
Bupati menyempatkan diri berkeliling meninjau fasilitas sekolah, memasuki ruang kelas yang pernah menjadi tempatnya belajar, hingga bersilaturahmi dengan sejumlah guru yang dahulu pernah mendidiknya.
Menanggapi persoalan yang menjadi perhatian publik itu, Bupati Fery menegaskan bahwa setiap permasalahan di lingkungan pendidikan harus diselesaikan dengan pendekatan yang mengedepankan kebijaksanaan, musyawarah, serta kepentingan terbaik bagi peserta didik.
"Bila ada persoalan seperti ini, mari kita selesaikan dengan musyawarah dan hati yang terbuka. Jangan sampai ada anak yang kehilangan semangat belajar karena persoalan yang sebenarnya masih bisa dicarikan jalan keluarnya. Pendidikan harus menjadi ruang yang nyaman bagi setiap anak," ujar Bupati Fery.
Ia menegaskan, dunia pendidikan tidak boleh menghadirkan rasa takut ataupun tekanan bagi siswa. Sebaliknya, sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu membangun semangat belajar setiap anak.
Untuk itu, Bupati meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan segera melakukan pendalaman terhadap informasi yang berkembang di masyarakat sehingga fakta sebenarnya dapat diketahui dan penyelesaian dilakukan secara adil, proporsional, serta tidak merugikan pihak mana pun.
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan setiap anak tetap memperoleh hak atas pendidikan tanpa hambatan akibat persoalan yang masih dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.
Di akhir kunjungannya, Bupati Fery juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar terus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, serta kebersamaan dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Ia berharap seluruh elemen pendidikan dapat terus bersinergi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (Haryan)
