-->

Pemko Medan Dukung Film Pramuka Jadi Media Pembelajaran Karakter, Rico Waas: Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Pemerintah Kota (Pemko) Medan memberikan apresiasi terhadap peluncuran sekaligus sosialisasi Film Pramuka, karya terbaru hasil kolaborasi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bersama PT Alamanda Production. Film tersebut dinilai tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga sarana pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda di era digital.

Dukungan itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) Film Pramuka di Bioskop Cinepolis Sun Plaza Medan, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan anggota Gerakan Pramuka, para pembina, kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan, serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan T. Chairuniza.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan Rakhmat Adi Syahputra Harahap, Pemko Medan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola belajar generasi muda, pendekatan pendidikan harus mampu beradaptasi dengan media yang lebih menarik dan relevan.

"Pemko Medan menilai kehadiran film ini bukan sekadar hiburan visual biasa, melainkan sebuah media pembelajaran audiovisual yang adaptif dengan perkembangan zaman," ujar Rakhmat membacakan sambutan Wali Kota Medan.

Ia menjelaskan, Film Pramuka mengangkat berbagai nilai luhur yang selama ini menjadi fondasi Gerakan Pramuka sekaligus sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun karakter generasi muda.

Setidaknya terdapat tiga nilai utama yang diusung dalam film tersebut.

Pertama, nilai karakter, yakni menanamkan kejujuran, disiplin, gotong royong, tanggung jawab, serta integritas yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Kedua, nilai kreativitas, dengan membuka ruang bagi lahirnya sineas muda dari kalangan Pramuka sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, khususnya di Kota Medan.

Ketiga, nilai kebangsaan, melalui penguatan semangat persatuan dan toleransi dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, sehingga Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah pemersatu di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

"Film ini juga menegaskan peran Pramuka sebagai wadah yang mempersatukan keberagaman serta menumbuhkan semangat kebangsaan pada generasi muda," katanya.

Film Jadi Alternatif Pembelajaran

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, yang juga mewakili Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan, mengatakan dunia pendidikan saat ini harus mampu mengikuti perubahan pola belajar peserta didik yang semakin dekat dengan media digital dan visual.

Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan mengimbau seluruh kepala sekolah SD dan SMP, yang juga bertindak sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), agar memanfaatkan Film Pramuka sebagai salah satu media pembelajaran alternatif melalui kegiatan outing class.

Menurut Ahmad Barli, pendekatan pembelajaran melalui media audiovisual dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral kepada generasi muda.

"Anak-anak saat ini sangat cepat menyerap apa yang mereka tonton secara visual. Melalui Film Pramuka ini, kita ingin mereka tidak hanya menonton, tetapi juga mengadopsi nilai-nilai kedisiplinan, jiwa korsa, kerja sama, dan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia berharap film tersebut mampu menjadi media edukasi yang menarik sekaligus memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang berperan penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta jiwa kebangsaan generasi muda.

Melalui kegiatan nobar ini, Pemko Medan juga berharap sinergi antara dunia pendidikan, Gerakan Pramuka, dan industri kreatif terus terjalin sehingga semakin banyak media pembelajaran inovatif yang mampu menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik secara menyenangkan, relevan, dan sesuai dengan perkembangan zaman. 

Share:
Komentar

Berita Terkini