MEDAN – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, bersama istrinya tampil mengenakan pakaian adat Simalungun saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Medan di Lapangan Merdeka, Senin (17/8/2026).
Mengenakan busana adat Simalungun, kehadiran Agha Novrian bersama istri turut memberikan nuansa budaya dalam pelaksanaan upacara yang berlangsung khidmat dan lancar sejak pukul 07.00 WIB.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Sekretaris Daerah Kota Medan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, Ketua DPRD Kota Medan, para mantan Wali Kota Medan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran TP PKK Kota Medan, para veteran RI, tokoh masyarakat serta organisasi kemasyarakatan.
Usai upacara, Rico Waas menegaskan bahwa momentum kemerdekaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan, menurutnya, harus diterjemahkan melalui pembangunan yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rico juga menyoroti penyusunan Rencana Pembangunan Tahun 2027 yang saat ini tengah diproses melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Menurutnya, arah pembangunan Kota Medan pada 2027 harus benar-benar berangkat dari kebutuhan mendasar masyarakat.
“Perencanaan pembangunan harus fokus pada kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Rico Waas.
Ia berharap semangat HUT ke-81 RI menjadi energi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan program pembangunan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Kepala Bapenda M. Agha Novrian bersama istri dengan mengenakan pakaian adat Simalungun menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dalam momentum peringatan kemerdekaan di Kota Medan.
Keberagaman tersebut menjadi bagian penting dari semangat kebangsaan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat Kota Medan dalam mengisi kemerdekaan melalui pembangunan.
