-->

Hasyim SE Nilai Pembangunan Lampu Jalan di 8 Ruas Jalan di Kota Medan Asal Jadi, Minta BPK Audit

Proyek pembangunan lampu jalan di delapan (8) ruas jalan inti Kota Medan, mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Medan Hasyim SE. Ia menilai proyek

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN - Proyek pembangunan lampu jalan di delapan (8) ruas jalan inti Kota Medan, mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Medan Hasyim SE. Ia menilai proyek yang menghabiskan aggaran Rp.25.7 miliar ini, dikerjakan asal jadi dan meminta pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk mengauditnya.

Hal ini dikatakan Hasyim sebagaiman dilangsir detik.sumut.com, Senin 13 Maret 2023,lalu. Menurutnya, BPK perlu turun tangan untuk mengecek dan mengevaluasi hasil pengerjaannya, apa ada indikasi korupsi.

"BPK perlu mengecek dan mengevaluasi hasil pengerjaannya itu, apakah ada indikasi korupsi atau gimana kan," kata Hasyim

Dijelaskannya, pengerjaan lampu jalan seharusnya dapat memperindah Kota Medan, ini malah sebaliknya. Dikerjakan asal-asalan, malu dan kecewa kita lihatnya sebagai warga Kota Medan

"Sebagai warga Kota Medan, malu dan kecewa sekali dengan hasil yang kita lihat. Seharusnya memperindah kota kok senaliknya, terkesan asal jadi dengan anggaran begitu besar," ujarnya.

Sehingga dia juga menyebutkan akan meminta Komisi terkait di DPRD Medan untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK). Sebab masih banyak yang mereka temukan pengerjaannya belum selesai padahal sudah melebihi batas waktu.


"Saya nanti minta Komisi terkait untuk membuat agenda RDP atau rapat kerja terkait dengan masalah lampu jalan yang belum selesai yang masih terbengkalai, walaupun sudah diperpanjang, tetapi kita temukan masih banyak yang belum selesai," sebutnya.

Sehingga dapat diketahui apa yang menjadi penyebab dari carut marutnya pembangunan lampu jalan itu. Seperti perencanaan hingga lemahnya pengawasan Pemkot Medan.

"Harus diketahui penyebabnya dimana, apakah di perencanaan yang kurang bagus atau kontraktor nya yang kurang bener atau pengawasan dari dinas terkait itu kurang," tutupnya.

Proyek pemasangan lampu jalan di delapan ruas jalan Kota Medan belum juga selesai. Pekerjaan lanjutan dari 2022 lalu itu tinggal pekerjaan pemasangan tiang lampu yang menyorot di Jalan Putri Hijau.

Proyek bernama penataan lanskap jalan dengan total anggaran sebesar Rp 25,7 miliar dengan APBD Kota Medan tahun 2022 awalnya dikerjakan Dinas Pertamanan dan Kebersihan. Setelah dinas itu dihilangkan awal tahun ini, proyek lampu jalan selanjutnya dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK).

"Di Jalan Putri Hijau, ada beberapa lampu yang tiang tinggi ya yang ke arah jalan belum terpasang, itu bukan karena tidak ada barangnya, ada barangnya tapi belum terpasang, makanya banyak tuh yang terletak di pinggir jalan," ujar Kabid Bina Kontruksi Dinas SDABMBK Medan, Fakhrul.

Sumber : detik.Sumut

Foto Lampu : Bee News

Share:
Komentar

Berita Terkini