MEDAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pendidikan akan menggelar pentas seni budaya yang menampilkan keberagaman budaya dari 14 etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB dan rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Asahan.
Koordinator kegiatan, Plt Kabid Kebudayaan Ahmad Attan Ansari, mengatakan pentas seni ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan bakat sekaligus melestarikan budaya daerah yang menjadi kekayaan Kabupaten Asahan.
"Penampilan diawali dengan persembahan, kemudian dilanjutkan tari 14 etnis, tari Gubang, senandung Melayu, penampilan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), hingga solo vokal," ujar Ahmad, disela-sela acara, Jum'at (23/7/2026) di Gedung Keong PRSU
Menurutnya, seluruh pengisi acara merupakan siswa-siswi tingkat SD dan SMP yang berasal dari sekolah-sekolah binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Total terdapat sekitar 52 peserta yang akan tampil dalam berbagai pertunjukan seni.
"Sebagian besar yang tampil adalah penari dari siswa SD dan SMP. Mereka merupakan peserta dari sanggar-sanggar binaan Dinas Pendidikan yang ada di sekolah masing-masing," katanya.
Selain pertunjukan tari, acara juga akan menghadirkan senandung berbahasa Melayu serta penampilan penyanyi solo. Salah satu penampilan yang dinantikan adalah penyanyi Suci, juara Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2017, yang akan membawakan tiga lagu, yakni lagu daerah Tapanuli Selatan, lagu Jawa, dan lagu Melayu.
Sementara itu, tari kolosal 14 etnis akan menggambarkan keberagaman suku yang hidup harmonis di Kabupaten Asahan. Penampilan tersebut diharapkan menjadi simbol persatuan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.
Ahmad menambahkan, terdapat tiga sanggar seni yang dilibatkan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ketiganya merupakan sanggar binaan Dinas Pendidikan melalui sekolah-sekolah di Kabupaten Asahan.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memberikan ruang kepada generasi muda untuk mencintai dan menampilkan seni budaya daerah," pungkasnya.
