-->

Pulau Pinang Promosikan Wisata Alam hingga Kuliner Khas di PRSU 2026, Perkuat Kerja Sama dengan Sumut

Pemerintah Negeri Pulau Pinang, Malaysia, memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 untuk mempromosikan potensi pariwisata,

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Pemerintah Negeri Pulau Pinang, Malaysia, memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 untuk mempromosikan potensi pariwisata, layanan kesehatan, kuliner, hingga produk-produk unggulan kepada masyarakat Sumatera Utara.

Melalui Paviliun Pulau Pinang yang hadir di arena PRSU, pengunjung diperkenalkan dengan beragam destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik negeri berjuluk "Pulau Mutiara" tersebut.

Pejabat Setiausaha Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Safi Hakemi bin Azhar, mengatakan Pulau Pinang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kuliner, tetapi juga memiliki kekayaan alam yang memukau dan cocok untuk wisata keluarga maupun pecinta alam.

"Pulau Pinang memiliki khazanah alam yang sangat menarik sebagai destinasi utama bagi wisatawan. Keindahan laut, perbukitan, dan hutan tropis menjadi daya tarik yang patut dikunjungi bersama keluarga," ujar Safi Hakemi saat memperkenalkan potensi wisata Pulau Pinang di arena PRSU, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, salah satu destinasi favorit adalah Bukit Bendera (Penang Hill) yang menawarkan panorama laut, kawasan perbukitan, serta hutan tropis dari ketinggian.

Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjungi Taman Burung Pulau Pinang, yang merupakan salah satu taman burung terbesar di Malaysia dengan koleksi lebih dari 300 spesies burung.

Safi Hakemi menjelaskan, Pulau Pinang memiliki beragam destinasi wisata unggulan, di antaranya:

  • Bukit Bendera (Penang Hill)
  • Taman Negara Pulau Pinang
  • Pantai Batu Ferringhi
  • Taman Botani Pulau Pinang
  • Tropical Fruit Farm
  • Tropical Spice Garden
  • Hutan Lipur Air Hitam Dalam
  • Taman Burung Pulau Pinang
  • Taman Rimba Bukit Mertajam

Selain wisata alam, Pulau Pinang juga menawarkan destinasi wisata pedesaan seperti Kampung Agong, yang berlokasi sekitar 45 menit dari George Town.

Kawasan tersebut menghadirkan suasana perkampungan bernuansa tropis dengan hamparan pohon kelapa, rumah-rumah kayu tradisional, serta spot foto ikonik seperti ayunan bergaya Bali dan sarang burung raksasa yang menjadi favorit wisatawan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana romantis, Pulau Pinang juga menawarkan paket Sunset Cruise (Pelayaran Matahari Terbenam) yang cocok untuk bulan madu, perayaan ulang tahun, maupun acara keluarga.

"Pengunjung dapat menikmati pemandangan matahari terbenam yang indah dalam suasana yang nyaman dan berkesan," katanya.

Tak hanya itu, wisatawan juga dapat menikmati pengalaman menyusuri Sungai Kerian pada malam hari untuk menyaksikan keindahan ribuan kunang-kunang yang menghiasi tepian sungai.

Menurut Safi Hakemi, pengalaman tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata alam yang banyak diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Perkuat Hubungan dengan Sumatera Utara

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyambut baik keikutsertaan Pulau Pinang dalam PRSU ke-50 sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama yang telah lama terjalin antara kedua wilayah.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, saat mengunjungi Paviliun Pulau Pinang pada Senin (20/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Sulaiman disambut Timbalan Setiausaha Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Tuan Muhammad Ghopran bin Yeop Hamzah.

Selain mempromosikan sektor pariwisata, Pulau Pinang juga memperkenalkan layanan kesehatan, peluang investasi, serta berbagai produk usaha lokal kepada masyarakat Sumatera Utara.

Paviliun Pulau Pinang turut menghadirkan beragam kuliner khas Malaysia yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, di antaranya nasi kandar, nasi udang, mi Jawa, roti Benggali, char kuey teow, oh chien, pasembor, kerabu bihun, mi soto, hingga roti canai yang dibuat langsung di lokasi pameran.

Berbagai produk lokal lainnya juga dipamerkan, mulai dari oleh-oleh khas, minuman tradisional seperti mocha drink, produk herbal, hingga produk ramah lingkungan untuk sektor pertanian.

Sulaiman Harahap menilai partisipasi Pulau Pinang dalam PRSU tidak hanya mempererat hubungan persahabatan antara Sumatera Utara dan Malaysia, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor strategis.

"Partisipasi Pulau Pinang di PRSU diharapkan semakin memperkuat hubungan yang telah terbangun, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan," ujar Sulaiman.

Usai meninjau seluruh paviliun, Sulaiman Harahap bersama rombongan menikmati hidangan tradisional khas Malaysia sekaligus menyaksikan atraksi pembuatan roti canai yang menjadi salah satu daya tarik Paviliun Pulau Pinang selama penyelenggaraan PRSU ke-50 Tahun 2026.

Share:
Komentar

Berita Terkini