MEDAN - Indako Simpang Limun mengajak 30 Siswa/I Islam NAMIRA setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti Safety Riding Education Hal ini untuk meningkatkan kompetensi dan Pengetahuan dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara di kalangan Siswa/i yang diketahui cukup banyak isu terkait keselamatan berkendara pada Generasi Muda khususnya kaum Pelajar.
Perwakilan
Siswa/i ini mengikuti beragam rangkaian acara di Indako Safety Riding Center
(ISRC), Selasa 23 Januari 2024. SR Education
berupaya menghasilkan duta safety riding yang kompeten dan berkomitmen
mendukung gerakan kampanye keselamatan melalui pola pikir yang mengutamakan
berlalu lintas aman dan nyaman.
Hal ini
diwujudkan dengan patuh pada regulasi, penggunaan safety gear yang lengkap, dan
memastikan untuk mengendarai sepeda motor dalam kondisi prima. Para peserta SR Education juga mendapatkan beragam ilmu
yang bermanfaatkan dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara.
Selain itu, ilmu keterampilan berkendara anak-anak muda ini dikalibrasi secara teori dengan tema ajar utama yakni potensi bahaya saat berkendara sepeda motor di jalan raya. Seluruh materi ajar diberikan sebagai langkah untuk memperkuat kemampuan para duta Safety Riding dalam mengedukasi keselamatan berkendara di Indako Safety Riding Centre.
Instruktur Safety Riding Indako Sofiyan Hazri menjelaskan, sepanjang gelaran SR Education, para peserta yang mewakili Sekolah SMA Islam Namira diberikan Pelatihan meliputi berbagai aspek keterampilan dasar berkendara yakni teknik pengereman, teknik menikung dan teknik meseimbangan dengan sepeda motor.
Para peserta juga diajari cara melakukan pengamatan kondisi lalu lintas, lingkungan dan pengendara sesuai dengan aturan lalu lintas, rambu dan marka jalan. Mereka dilatih membuat analisa potensi bahaya melalui materi, diskusi, serta tanya jawab
"Dengan pendekatan khas anak muda, PT INDAKO TRADING COY berupaya terus mengajak para penerus bangsa ini untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara yang menyenangkan, aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," terang Sofiyan Hazri.
Adapun terkait
target utama pada Safety Riding Education
untuk para pelajar adalah untuk melatih para peserta agar tetap berpikir kritis
saat berkendara sehingga dapat mengenali potensi bahaya di jalan raya.
Diharapkan output-nya, mereka dapat juga mengajarkannya kepada teman, keluarga,
dan masyarakat dengan cara unik dan kreatif khas daerah masing-masing dalam
peran mereka sebagai duta safety riding.
