-->

Sopir Truk Galon Maut di Sibolangit Resmi Jadi Tersangka, Polisi Tahan Pengemudi

Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan resmi menetapkan Bronson Sinaga alias Ilham (50) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan resmi menetapkan Bronson Sinaga alias Ilham (50) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Pengemudi truk pengangkut galon air mineral itu diduga lalai saat mengemudikan kendaraan hingga menyebabkan tabrakan beruntun yang menewaskan empat orang dan melukai delapan lainnya.

Setelah melalui serangkaian penyelidikan, penyidik memutuskan menahan tersangka di Mapolrestabes Medan untuk menjalani proses hukum. Sementara itu, kernet truk masih menjalani pemeriksaan guna melengkapi penyidikan.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, membenarkan penetapan status hukum terhadap pengemudi truk tersebut.

"Benar, sopir truk sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan. Untuk kernetnya masih dalam pemeriksaan," ujar AKBP Sri Lestari Widodo, Minggu (19/7/2026).

Menurut Sri Lestari, keputusan menetapkan Bronson sebagai tersangka diambil setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti, meminta keterangan para saksi, serta melakukan analisis terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena diduga lalai dalam mengemudikan kendaraan bermotor hingga mengakibatkan kecelakaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. Ancaman pidana atas pasal tersebut maksimal enam tahun penjara.

Truk Diduga Alami Rem Blong

Kecelakaan maut itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan Jamin Ginting Kilometer 44–45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, truk pengangkut galon air mineral yang dikemudikan tersangka melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan ketika arus lalu lintas sedang cukup padat.

Saat melintasi jalan menurun, kendaraan tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga kehilangan kendali. Truk kemudian menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya hingga memicu tabrakan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan.

Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat dan mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka.

Empat Orang Meninggal Dunia

Akibat insiden tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir.

Selain itu, delapan orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Dua korban, yakni Siti Mawan (61) dan Pebrianto Siburian (31), menjalani perawatan di puskesmas setempat. Sementara enam korban lainnya dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan, yakni Rafika Lince (41), Harta Ulina (50), Seventri Amandasari Manihuruk (27), Five Sitinjak (11), Gabe Roida Sitinjak (18), dan Rinto Sitinjak (23).

Polisi Masih Dalami Penyebab Kecelakaan

Sesaat setelah kecelakaan terjadi, personel kepolisian bersama tim gabungan melakukan evakuasi terhadap korban, mengevakuasi kendaraan yang ringsek, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat lumpuh akibat badan jalan tertutup kendaraan.

Seluruh kendaraan yang terlibat kemudian dipindahkan ke bahu jalan sehingga arus kendaraan dari arah Medan menuju Kabupaten Karo maupun sebaliknya kembali dapat dilalui.

Meski sopir telah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis truk sebelum kejadian.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan adanya unsur kelalaian pengemudi yang menjadi dasar penetapan Bronson Sinaga alias Ilham sebagai tersangka dalam kecelakaan yang merenggut empat nyawa tersebut. Polisi memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta penyebab tragedi itu.

Share:
Komentar

Berita Terkini