-->

Tiga Mantan Pejabat Kejati Sumut Bersinar di Kejaksaan Agung, Duduki Jabatan Wakil Jaksa Agung, Jampidum dan Kabadiklat

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga mantan pejabat terbaiknya dipercaya

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga mantan pejabat terbaiknya dipercaya mengemban jabatan strategis di Kejaksaan Agung Republik Indonesia setelah terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan pejabat Eselon I Kejaksaan RI.

Ketiga tokoh tersebut adalah Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, SH, M.Hum yang dipercaya sebagai Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, SH, MH yang menjabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), serta Dr. Harli Siregar, SH, M.Hum yang diamanahkan sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Rizaldi, membenarkan pengangkatan ketiga mantan pejabat tersebut.

"Keppres-nya sudah keluar dan ketiganya resmi menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung, Jampidum, dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI," ujar Rizaldi di Medan, Rabu (22/7/2026).

Berpengalaman dan Berprestasi

Penunjukan ketiga mantan pejabat Kejati Sumut itu dinilai menjadi bentuk kepercayaan penuh pimpinan Kejaksaan Agung terhadap figur-figur yang memiliki rekam jejak panjang dalam penegakan hukum, kepemimpinan, serta pembinaan organisasi.

Prof. Dr. Asep Nana Mulyana pernah mengemban tugas sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut pada Januari hingga Oktober 2015. Sebelum itu, ia menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Stabat pada 2012 dan dikenal memiliki pengalaman luas dalam penanganan perkara tindak pidana khusus.

Sementara Leonard Eben Ezer Simanjuntak pernah menjabat Asisten Intelijen Kejati Sumut sebelum dipromosikan menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung pada 31 Juli 2019.

Saat bertugas di Sumatera Utara pada 2018 hingga pertengahan 2019, Leonard dikenal aktif memimpin operasi penangkapan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sehingga namanya cukup dikenal di kalangan aparat penegak hukum.

Adapun Harli Siregar merupakan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dilantik Jaksa Agung ST Burhanuddin pada 16 Juli 2025 menggantikan Idianto. Setelah itu, berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026, Harli dipercaya menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) sebelum akhirnya dipromosikan sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.

Bukti Kualitas SDM Kejati Sumut

Menurut Rizaldi, promosi ketiga mantan pejabat tersebut menjadi bukti bahwa sumber daya manusia Kejati Sumut memiliki kualitas dan kapasitas untuk menduduki jabatan strategis di tingkat nasional.

Mereka dinilai memiliki pengalaman yang lengkap, mulai dari penegakan hukum, intelijen, tindak pidana khusus, pengawasan hingga pembinaan sumber daya manusia, sehingga layak dipercaya mengisi posisi-posisi penting di Korps Adhyaksa.

"Dengan promosi tersebut, Sumatera Utara kembali mencatatkan kontribusi kader terbaiknya di jajaran pimpinan Kejaksaan RI melalui penempatan tiga mantan pejabat Kejati Sumut pada posisi strategis sebagai Wakil Jaksa Agung, Jampidum, dan Kabadiklat Kejaksaan RI," kata Rizaldi.

Kebanggaan bagi Sumatera Utara

Promosi tiga mantan pejabat Kejati Sumut ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi insan Adhyaksa di Sumatera Utara. Keberhasilan mereka menembus jajaran pimpinan tertinggi Kejaksaan Agung menunjukkan bahwa pengalaman bertugas di Sumut mampu melahirkan pemimpin-pemimpin nasional yang memiliki integritas, profesionalisme, dan kapasitas tinggi.

Dengan dipercaya menduduki tiga posisi strategis sekaligus, Asep Nana Mulyana, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dan Harli Siregar diharapkan mampu memperkuat reformasi kelembagaan Kejaksaan, meningkatkan kualitas penegakan hukum, serta membawa Korps Adhyaksa semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Share:
Komentar

Berita Terkini