-->

Delapan Bulan Dibangun, Pasar Relokasi Serbalawan Belum Dihuni Pedagang, Bupati Pun Tak Kunjung Melihat

Delapan bulan setelah dibangun, pasar relokasi di Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, hingga kini belum juga dit

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Teks foto : Gedung Relokasi Pasar Serbalawan, Camat Dolok Batunanggar Siti Aminah Siregar dan Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih

SIMALUNGUN, – Delapan bulan setelah dibangun, pasar relokasi di Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, hingga kini belum juga ditempati para pedagang.

Bangunan yang semula diperuntukkan bagi pedagang korban kebakaran tersebut justru disebut semakin tidak terurus. Kondisi bangunan yang menggunakan dinding triplek juga kembali menjadi sorotan masyarakat.

Warga mempertanyakan keberadaan bangunan yang disebut menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah tersebut, namun belum dimanfaatkan sebagaimana peruntukannya.

“Belum ada tanda-tanda bakal dihuni pedagang, Bang. Hingga kini Bupati Simalungun tidak pernah berkunjung untuk melihat kelayakan bangunan itu. Apakah wajar angka miliaran telah disalurkan untuk membangun pasar ini?” ungkap Sudi, warga Kelurahan Serbalawan, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Sudi, hingga saat ini belum terlihat langkah konkret Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk memastikan para pedagang segera menempati bangunan pasar tersebut.

Camat Sebut Pedagang Sudah Diperintahkan Pindah

Sebelumnya, Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar mengatakan pihak kecamatan telah berupaya mendorong pedagang agar segera pindah ke gedung pasar yang telah dibangun Pemkab Simalungun.

“Sudah kita perintahkan kepada pedagang agar gedung itu segera dihuni,” kata Siti ketika ditemui di ruang kerjanya pada pertengahan Agustus 2026.

Namun, hingga Jumat (18/9/2026), bangunan tersebut disebut warga masih belum ditempati pedagang.

Kondisi itu kembali memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan bangunan, lokasi pasar, serta langkah pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pemberitaan Sebelumnya Dibantah Pemkab

Persoalan pasar relokasi Serbalawan sebelumnya juga menjadi perhatian setelah pemberitaan media daring menyoroti kondisi bangunan tersebut.

Pemberitaan dengan judul “Usai Dibangun, Bupati Simalungun dan Camat Dobana Telantarkan Bangunan Pasar di Serbalawan” kemudian mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Simalungun disebut meminta sejumlah media daring melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan tersebut.

Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar juga menyampaikan video klarifikasi berdurasi sekitar 1 menit 30 detik yang menyatakan pemberitaan mengenai pasar tersebut tidak benar.

Namun, warga Serbalawan justru mengaku berterima kasih atas adanya pemberitaan yang menyoroti kondisi pasar relokasi tersebut.

Agus, warga Serbalawan, mengatakan pemberitaan media membuat kondisi bangunan pasar kembali menjadi perhatian publik.

“Kalau tidak diberitakan, bangunan pasar berdinding triplek pasti mangkrak dan terlantar. Pasalnya, bangunan tidak layak itu dibangun di lokasi tidak strategis. Siapa yang mau beli, sementara di sini sepi pembeli, apalagi di sana,” ungkap Agus, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Warga berharap Pemkab Simalungun tidak hanya memberikan klarifikasi melalui pemberitaan atau video, tetapi juga menunjukkan langkah nyata agar bangunan pasar yang telah menghabiskan anggaran besar tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan para pedagang.

Mereka juga meminta pemerintah daerah menjelaskan secara terbuka kondisi bangunan, nilai anggaran pembangunan, alasan pasar belum ditempati, serta solusi agar fasilitas tersebut tidak menjadi bangunan yang terbengkalai.

Share:
Komentar

Berita Terkini